Efektivitas Komunikasi terhadap Pembentukan Kepribadian Anak Usia Dini: Studi Kasus di Desa Kramat, Bungah, Gresik
DOI:
https://doi.org/10.62048/qjms.v1i2.42Kata Kunci:
communication, personality, early childhoodAbstrak
Komunikasi adalah bagian mendasar dalam kehidupan manusia dan sangat penting dalam keluarga, di mana orang tua berperan sebagai pendidik utama. Banyak orang tua yang bekerja sehingga komunikasi dengan anak menjadi kurang. Komunikasi dalam keluarga bertujuan mempererat hubungan sosial dan mempengaruhi perkembangan kepribadian anak. Komunikasi yang efektif mencakup perasaan kebersamaan, saling pengertian, dan keterlibatan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas komunikasi terhadap pembentukan kepribadian anak usia dini di desa Kramat, Mengare, Bungah, Gresik. Dengan menggunakan pendekatan studi kualitatif melalui observasi dan wawancara, hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi keluarga sangat penting dalam mempengaruhi tingkah laku anak. Semakin efektif komunikasi orang tua, semakin berkembang kecerdasan intrapersonal anak. Komunikasi terbuka antara anak dan orang tua membangun konsep diri positif pada anak, membuat anak merasa diterima dan berani menentukan pilihan sendiri.
Referensi
Arini, D., Mayasari, A. C., & Rustam, M. Z. A. (2019). Gangguan Perkembangan Motorik Dan Kognitif pada Anak Toodler yang Mengalami Stunting di Wilayah Pesisir Surabaya. Journal of Health Science and Prevention, 3(2), 122–128. https://doi.org/10.29080/jhsp.v3i2.231
Effendy, O. U. (2001). Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek. Remaja Rosdakarya.
Hidayah, N., Lestari, G. D., & Artha, I. K. A. J. (2021). Parent and Child Communication Patterns in Early Childhood Emotional Social Development: International Joint Conference on Arts and Humanities 2021 (IJCAH 2021), Surabaya, Indonesia. https://doi.org/10.2991/assehr.k.211223.197
Hurlock, E. B. (1993). Psikologi Perkembangan. (5th ed.). Erlangga.
Mulyanto, A., & Razak, A. I. M. (2019). Testing the parent-child communication program: Its
effectiveness on developing children’s social competences. REID (Research and Evaluation in
Education), 5(1), 54–60. https://doi.org/10.21831/reid.v5i1.20679.
Muslimin, K. D., Bage, L., & Yuliaswati, C. (2023). Efforts to Provide Effective Communication to Early Children to Build Personality. Journal of Community Engagement in Health, 6(1), 114–117. https://doi.org/10.30994/jceh.v6i1.382
Nugraha, A., Zaman, B., & Dwiyana, D. (2015). Program Pelibatan Orang Tua dan Masyarakat.
Universitas Terbuka.
Pusungulaa, A., Pantow, J., & Boham, A. (2015). Pola Komunikasi Keluarga dalam Membentuk
Karakter Anak di Keluaran Beo Talaud. Acta Diurna, 4(5).
Roberts, M. Y., Curtis, P. R., Sone, B. J., & Hampton, L. H. (2019). Association of Parent Training With Child Language Development: A Systematic Review and Meta-analysis. JAMA Pediatrics,
(7), 671–680. https://doi.org/10.1001/jamapediatrics.2019.1197
Ronald. (2006). Peran Orang Tua Meningkatkan Kualitas Hidup, Mendidik dan Mengembangkan Moral Anak. Irama Widya.
Sadita, A. A., & Sa’adah, N. (2023). Temper Tantrum Behavior in Early Childhood as Communication with Parents. Journal of Insan Mulia Education, 1(2), 45–52. https://doi.org/10.59923/joinme.v1i2.7
Subekti, N., & Nurrahima, A. (2020). Gambaran Keadaan Mental Emosional Anak Usia Dini
Prasekolah di Daerah Pesisir. Jurnal Ilmu Keperawatan Komunitas, 3(2), 10–15.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Jurnal Studi Multidisiplin Qomaruna

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Works in this journal are licensed under a Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International.