Harmonisasi Kuantum Islam dalam Pendidikan Islam: Perspektif Islam Melalui Lensa Filsafat Nidhal Guessoum
DOI:
https://doi.org/10.62048/qjms.v1i2.43Kata Kunci:
Quantum Islam, Modern Science, CosmologyAbstrak
Tujuan dari tulisan ini adalah untuk membahas studi Nidhal Guessoum tentang pemikiran-pemikirannya, yaitu: Hubungan antara Islam dan ilmu pengetahuan modern. Hal ini dikarenakan kosmologi, dari Filsafat Islam klasik (abad pertengahan), interpretasi ilmiah, tradisialisme, dan ilmu pengetahuan modern Dari berbagai sudut pandang pemikir Muslim. Artikel ini, yang menggunakan studi sastra menggunakan pendekatan kualitatif, membahas pemikiran Nidhal Guessoum tentang Islam dan ilmu pengetahuan modern. Ide yang dari kosmologi Islam/teistik yang diusulkan oleh Nidhal adalah hasil dari pendapatnya. Kosmetologi yang digunakan sebagai lingkaran dalam kerangka monoteisme. pendapatnya tentang isu-isu ilmiah seperti kosmologi tidak dapat ilmu pengetahuan, tetapi mengharuskan seorang Muslim dengan identitasnya untuk mempelajari ilmu pengetahuan sementara masih keberadaan Tuhan itu. Menurut Nidhal, penekanan pada kosmologi Islam tidak hanya bentuk penjelasan ilmiah atau interpretasi ilmiah seperti yang telah dipenuhi oleh beberapa Alternatif Nidhal sebagai tawaran untuk ide-ide yang tampaknya mengandung kelemahan dan tidak dapat Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantum. Pendekatan kuantum didasarkan pada tiga prinsip untuk menjadi integrasi agama dengan ilmu pengetahuan modern.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Jurnal Studi Multidisiplin Qomaruna

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Works in this journal are licensed under a Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International.