Implementasi Kegiatan Ekstrakurikuler Al-Banjari dalam Meningkatkan Karakter Religius Peserta Didik di MA Ma’arif 7 Sunan Drajat Paciran Lamongan
DOI:
https://doi.org/10.62048/qjms.v3i2.127Kata Kunci:
Ekstrakurikuler Al-Banjari, Karakter Religius, Nilai-nilai Religius, Pendidikan Seni IslamiAbstrak
Penanaman karakter religius merupakan bagian penting dalam pendidikan Islam guna membentuk pribadi yang berakhlak dan berintegritas spiritual. Penelitian ini mengkaji implementasi kegiatan ekstrakurikuler Al-Banjari sebagai sarana pembinaan karakter religius peserta didik di MA Ma’arif 7 Sunan Drajat Paciran Lamongan. Dengan pendekatan kualitatif dan jenis studi kasus, data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan model Miles dan Huberman: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan Al-Banjari dilaksanakan secara terstruktur sejak 2009 dengan pembagian tugas yang jelas, metode latihan terarah, serta didukung oleh lingkungan sekolah yang religius. Kegiatan ini tidak hanya mengembangkan bakat seni Islami, tetapi juga membentuk kedisiplinan, tanggung jawab, dan kerja sama. Karakter religius siswa tercermin dalam pemahaman agama (moral knowing), keterlibatan emosional dalam aktivitas keagamaan (moral feeling), serta perilaku ibadah dan sikap positif (moral action). Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan Al-Banjari memberi kontribusi nyata dalam memperkuat karakter religius melalui pendekatan praktis dan kontekstual berbasis nilai-nilai Islam dan budaya lokal. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan kegiatan seni Islami sebagai strategi pembinaan karakter religius dalam dunia pendidikan.
Referensi
Abdillah, A. (2020). Implementasi pendidikan karakter religius di SMP Hikmah Teladan. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 17(1), 17-30. https://doi.org/10.14421/jpai.2020.171-02
Abdurrahman, R., & Makhful, M. (2020). Implementasi pendidikan karakter religius di SMP Negeri 5 Purbalingga. Alhamra: Jurnal Studi Islam, 1(2), 140–147. https://doi.org/10.30595/ajsi.v1i2.10133
Al-Qardhawi, Y. (2001). Seni dan hiburan dalam Islam. Pustaka Al-Kautsar.
Ancok, D., & Nashori, F. (1995). Psikologi Islami: Solusi Islam atas problem-problem psikologi. Pustaka Pelajar.
Arifah, L. (2009). Implementasi pendidikan IMTAQ di SMP Negeri 2 Bantul (Tesis magister, Universitas Negeri Yogyakarta).
Bayhaqi, H. N., Nurdiansah, I. D., Sidqi, M. H., Abdul Majid, A. B., El-Yunusi, M. Y. M., Juaini, A., Masnawati, E., Haniyah, Bashor, M., Evendi, W., & Khayru, R. K. (2024). Membentuk generasi religius melalui pelatihan seni hadrah Al Banjari dan pembacaan sholawat Maulid Diba’. Abdi Laksana: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(3), 790–806. https://doi.org/10.32493/abdilaksana.v5i3.44404
Daradjat, Z. (2004). Pendidikan Islam dalam keluarga dan sekolah. Rineka Cipta.
Esmael, A. (2018). Implementasi pendidikan karakter religius di Sekolah Dasar Khadijah. Edustream: Jurnal Pendidikan Dasar, 2(1), 16–34. https://doi.org/10.26740/eds.v2n1.p16-34
Gunawan, H. (2012). Pendidikan karakter: Konsep dan implementasi. Alfabeta.
Idrus, M. (2009). Metode penelitian ilmu sosial. Erlangga.
Karmedi, M. I., Firman, F., & Rusdinal, R. (2021). Pendidikan karakter dalam pembelajaran sejarah selama pandemi COVID-19. Journal of Education Research, 2(1), 44–46. https://doi.org/10.37985/jer.v2i1.45
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2018). Panduan penguatan pendidikan karakter di sekolah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Koesoema, D. A. (2010). Pendidikan karakter: Strategi mendidik anak di zaman global. Grasindo.
Lickona, T. (2013). Pendidikan karakter: Panduan lengkap mendidik siswa menjadi pintar dan baik. Nusa Media.
Maulana, A. (2004). Kamus ilmiah populer (Cetakan ke-2). Absolut.
Megawangi, R. (2007). Pendidikan karakter: Solusi yang tepat untuk membangun bangsa. Indonesia Heritage Foundation.
Murdianto. (2024). Pendidikan karakter Islami: Membangun generasi berakhlak mulia di era digital. Lembaga Ladang Kata.
Muslich, M. (2011). Pendidikan karakter menjawab tantangan krisis multidimensional. Bumi Aksara.
Ni’mah, F. Z. (2021). Implementasi kegiatan ekstrakurikuler berbasis keagamaan dalam pembentukan karakter religius peserta didik di MI Miftahul Huda Kertonegoro tahun pelajaran 2020/2021 (Skripsi sarjana, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember). http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/4335
Oktari, D. P. (2019). Pendidikan karakter religius dan mandiri di pesantren. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 28(1), 42–52. https://doi.org/10.17509/jpis.v28i1.14985
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 62 Tahun 2014 tentang Kegiatan Ekstrakurikuler pada Pendidikan Dasar dan Menengah. (2014). Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Ramadhan, F., Sufia, N., & Fadilla, N. (2023). Upaya kegiatan ekstrakurikuler hadrah dalam membentuk akhlakul karimah peserta didik di MTsN 1 Bengkalis. El-Darisa: Jurnal Pendidikan Islam, 2(1), 213–227. http://ejournal.staihwduri.ac.id/index.php/eldarisa/index
Sugiyono. (2020). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Tim Penyusun. (2011). Bahan pelatihan penguatan metodologi pembelajaran berdasarkan nilai-nilai budaya untuk membentuk daya saing dan karakter bangsa. Pusat Kurikulum, Balitbang Kemendiknas.
Umam, M. K., Dewi, M. S., & Hasan, N. (2024). Implementasi kegiatan Albanjari dalam menumbuhkembangkan karakter religius siswa di SMP Islam Terpadu Daar El Qur’an Pakis Kabupaten Malang. VICRATINA: Jurnal Pendidikan Islam, 9(1), 55–64. https://jim.unisma.ac.id/index.php/fai/article/view/24006
Usman, M. U., & Setyowati, L. (1993). Upaya optimalisasi kegiatan belajar mengajar. Remaja Rosdakarya.
Wijaya, B. I. (2023). Implementasi ekstra banjari dalam meningkatkan akidah akhlak dan jiwa sosial siswa di MTs Ma’arif Balong Ponorogo (Skripsi sarjana, IAIN Ponorogo). http://etheses.iainponorogo.ac.id/id/eprint/24356
Yulianto, D. (2020). Implementasi pendidikan karakter melalui kegiatan ekstrakurikuler hadrah Az-Zahra di SMPN 1 Jelbuk Kabupaten Jember (Skripsi sarjana, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember). http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/13792
Yusuf, A. M. (2014). Metode penelitian: Kuantitatif, kualitatif, dan penelitian gabungan. Prenamedia Group.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Ahmad Fairuz Prahasana, Muhammad Najib , Nur Fatih Ahmad

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Works in this journal are licensed under a Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International.




















