Pengelolaan Sistem Drainase Berbasis Partisipasi Masyarakat di Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo

Penulis

  • Alfian Huda Aunur Hasyir Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah III Provinsi Jawa Timur, Indonesia
  • Wahyu Aunur Rahman Hakim Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah IV Provinsi Jawa Timur, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.62048/qjms.v3i2.142

Kata Kunci:

drainase permukiman, partisipasi masyarakat, PRA

Abstrak

Peningkatan kepadatan permukiman dan perubahan tata guna lahan di kawasan perkotaan seringkali menyebabkan menurunnya kapasitas sistem drainase, yang pada akhirnya memicu terjadinya genangan air di lingkungan permukiman. Kondisi ini juga terjadi di Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, di mana beberapa wilayah permukiman mengalami gangguan fungsi drainase akibat keterbatasan kapasitas saluran dan lemahnya pengelolaan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi sistem drainase permukiman serta merumuskan strategi pengelolaan berbasis partisipasi masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode Participatory Rural Appraisal (PRA) yang melibatkan masyarakat, perangkat desa, dan instansi teknis. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara semi-terstruktur, Focus Group Discussion (FGD), dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar saluran drainase di tiga desa penelitian, yaitu Kedungbanteng, Banjarpanji, dan Kalidawir yang mengalami penyempitan dan pendangkalan akibat sedimentasi dan sampah domestik, sementara sekitar 60% jaringan drainase tersier tidak terhubung dengan saluran sekunder utama sehingga menimbulkan genangan pada beberapa kawasan permukiman. Selain itu, partisipasi masyarakat dalam pemeliharaan drainase masih bersifat sporadis dan belum terorganisasi secara kelembagaan. Temuan penelitian menegaskan bahwa pengelolaan drainase berbasis partisipasi masyarakat, melalui penyusunan peta drainase partisipatif, pembentukan tim pemantau drainase tingkat komunitas, serta penerapan teknologi resapan sederhana seperti sumur resapan dan biopori, dapat memperkuat kapasitas pengelolaan air permukaan secara lebih adaptif dan berkelanjutan.

 

Referensi

BPBD Kabupaten Sidoarjo. (2023). Laporan tahunan penanggulangan bencana Kabupaten Sidoarjo tahun 2023. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.

Chambers, R. (1994). The origins and practice of participatory rural appraisal. World Development, 22(7), 953–969. https://doi.org/10.1016/0305-750X(94)90141-4

Cornwall, A. (Ed.). (2011). The participation reader. Zed Books.

Creswell, J. W. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Dewi, S. P., & Santoso, A. (2022). Partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sistem drainase berkelanjutan di kawasan perkotaan. Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota, 18(2), 99–112. https://doi.org/10.14710/pwk.v18i2.42267

Efendi, R., & Rachmawati, D. (2022). Model pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan lingkungan berbasis partisipatif. Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota, 18(2), 112–124.

Evers, M., & van der Velden, M. (2019). Participation and governance in urban water management. Water Policy, 21(5), 1004–1018. https://doi.org/10.47363/JEAST/2022(4)299

Fauziah, N., & Mulyadi, E. (2023). Kolaborasi multipihak dalam pengelolaan drainase berbasis masyarakat di Indonesia. Jurnal Infrastruktur dan Lingkungan, 9(1), 57–70. https://doi.org/10.14710/jil.v9i1.43982

Fletcher, T. D., Shuster, W., Hunt, W. F., Ashley, R., Butler, D., Arthur, S., Trowsdale, S., Barraud, S., Semadeni-Davies, A., Bertrand-Krajewski, J. L., Mikkelsen, P. S., Rivard, G., Uhl, M., Dagenais, D., & Viklander, M. (2015). SUDS, LID, BMPs, WSUD and more: The evolution and application of terminology surrounding urban drainage. Urban Water Journal, 12(7), 525–542. https://doi.org/10.1080/1573062X.2014.916314

Handayani, W., Nugroho, S. P., & Utami, D. (2020). Adaptasi infrastruktur drainase berbasis ekosistem di kawasan permukiman. Jurnal Teknik Sipil, 27(3), 145–157.

Hidayat, A., Kusuma, R., & Rahayu, D. (2023). Community participation and environmental management in urban drainage systems. Journal of Urban Sustainability, 5(2), 112–127. https://doi.org/10.1080/urbansus.2023.04.002

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (2021). Panduan teknis pengelolaan sistem drainase berkelanjutan di kawasan permukiman. Direktorat Jenderal Cipta Karya.

Lestari, D., & Hidayat, S. (2022). Penerapan metode participatory rural appraisal (PRA) dalam pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat. Jurnal Sosiohumaniora, 24(1), 45–58. https://doi.org/10.24198/sosio.v24i1.37125

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Nasution, M., & Hidayati, S. (2023). Integrasi sosial-teknis dalam pengelolaan infrastruktur adaptif di kawasan rawan banjir. Jurnal Tata Kota dan Daerah, 15(1), 55–68.

Patton, M. Q. (2015). Qualitative research & evaluation methods (4th ed.). SAGE Publications.

Pramono, D., & Hidayat, R. (2021). Pemetaan partisipatif untuk perencanaan drainase permukiman: Studi kasus di Surakarta. Jurnal Infrastruktur dan Lingkungan Binaan, 7(2), 87–96.

Pratiwi, N., & Sari, D. P. (2020). Evaluasi sistem drainase berbasis masyarakat di kawasan padat penduduk. Jurnal Teknik Lingkungan, 26(3), 145–156. https://doi.org/10.15294/jtl.v26i3.31478

Rahardjo, B. (2020). Model pemberdayaan masyarakat dalam pemeliharaan drainase perkotaan. Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan, 25(4), 212–221. https://doi.org/10.14710/jtsl.v25i4.30892

Rahmadani, T., & Prasetyo, A. (2021). Evaluasi fungsi drainase perkotaan dalam menghadapi perubahan iklim: Studi kasus wilayah peri-urban. Jurnal Infrastruktur Kota, 13(2), 102–118. https://doi.org/10.21009/jik.v13i2.21202

Ramadhan, Y., & Fathoni, A. (2022). Integrated urban water management in Indonesian cities: A socio-technical perspective. Environmental Systems Research, 11(1), 77–93. https://doi.org/10.1186/s40068-022-00268-8

Setyowati, E., & Nugroho, P. (2022). Analisis kapasitas drainase permukiman terhadap intensitas hujan ekstrem. Jurnal Hidrologi Indonesia, 10(3), 176–189. https://doi.org/10.15294/jhi.v10i3.29173

Siregar, H., & Rahmadani, T. (2021). Strengthening community-based infrastructure management in flood-prone settlements. Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota, 17(1), 43–54. https://doi.org/10.14710/pwk.v17i1.27844

Sugiyono. (2020). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.

Suripin. (2018). Sistem drainase perkotaan yang berkelanjutan. Penerbit Andi.

Sutopo, A., & Widiyanto, T. (2021). Kinerja sistem drainase permukiman dan partisipasi warga dalam pengelolaan lingkungan. Jurnal Infrastruktur dan Lingkungan Binaan, 7(2), 89–101. https://doi.org/10.14710/jilb.v7i2.31121

Yuliani, D., & Hardiyanto, A. (2021). Partisipasi masyarakat dalam pemetaan lingkungan menggunakan metode PRA. Jurnal Ilmu Sosial dan Pengabdian Masyarakat, 5(2), 132–144. https://doi.org/10.22146/jispm.v5i2.36788

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-06-29

Cara Mengutip

Hasyir, A. H. A., & Hakim, W. A. R. . (2026). Pengelolaan Sistem Drainase Berbasis Partisipasi Masyarakat di Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo. Jurnal Studi Multidisiplin Qomaruna, 3(2), 219–230. https://doi.org/10.62048/qjms.v3i2.142

Terbitan

Bagian

General